#Akhirnya, Diterima Google Adsense dengan Cara Ini [Tips Trik]

Nah, akhirnya bisa diterima google adsense kembali. Setelah sekian lama saya harus puasa tanpa akun karena sesuatu yang tidak bisa ditunda. Bisa dikatakan sekitar setahun yang lalu saya melepas akun adsense pertama saya yang diapprove pada tahun 2012 karena faktor keuangan.

Sebelumnya saya sudah pernah punya 2 akun adsense. Yang mana akun tersebut merupakan hasil mendaftar dari blog-blog pribadi saya dari 2 niche yang berbeda dan dari 2 bahasa yang juga berbeda.

Saya menggunakan blog bahasa Indonesia, dan mencoba split test membangun blog bahasa inggris karena tergiur dengan nilai cpc bahasa inggris yang terbilang tinggi.

Alhasil, berhubung tidak mampu mengatur waktu antara analisa, posting dan optimasi akhirnya blog bahasa inggris terbengkalai. Sehingga waktu itu saya gunakan saja untuk mendaftar adsense, dan ternyata waktu itu di approve dengan mudah.

Hasil dari blog inggris ini, menjadi akun google adsense kedua yang saya peroleh pada tahun 2013 kalau tidak salah. Oh iya, nichenya merupakan niche kesehatan dengan subtopik Cellulite.

Sementara untuk blog bahasa Indonesia, yang berniche gado-gado berisi konten budidaya, wisata dan android merupakan blog kesekian yang memang sengaja saya bangun untuk daftar adsense. Dan dari blog ini saya di approve pertama kali.

Saya ingat rasa bahagia saat di approve oleh google adsense, terasa betul bagaimana girangnya ketika kita diterima pertama kali. Apalagi jika kita kerja keras (bukan beli) dan dikerjakan serba manual.

Diterima google adsense

Berhubung saya punya banyak akun adsense (hanya 2 saja sih) dan itu rasanya sudah banyak, maka saya putuskan untuk menjual salah satunya yang tidak terpakai (Akun adsense ke-2).

Waktu itu akun adsense saya dilepas dengan harga Rp. 2.500.000 net. Lumayan, hasil penjualan bisa di putar untuk modalin artikel dan hal-hal lain. Saya bersyukur juga menjualnya saat itu, karena ternyata akun adsense sekarang yang tidak mendapatkan view selama 3 bulan akan di hapus oleh google.

Jadi buat temen-temen yang punya akun adsense (banyak), mending akun adsensenya di JV kan atau dipasang di blog yang punya trafik meskipun dibawah 100. Yang penting, akun adsensenya bisa mendapatkan view.

Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga

Singkat cerita, awal menikah pada tahun 2015 saya menuai hasil terburuk dalam blogging. Karena ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan penghasilan dari blog, kesibukan pekerjaan dan kesibukan mengurusi persiapan dan mencari modal nikah.

Saya tidak fokus waktu itu.

Ngeblog ini seperti layaknya bercocok tanam. Kita tanam sekarang, panenya nanti bisa 3 bulan, bisa 6 bulan bisa saja sampai 1 tahun.

Tergantung pada jenis tanaman apa yang kita tanam.

Pada tahun 2014 saya disibukan dengan segala sesuatunya dan semua memakan waktu, beban pikiran, dan ketidak fokusan untuk ngeblog. Saya tidak menanam banyak asset, bahkan kebun (blog) yang sudah ada saja tidak terawat.

Sebagai hasil dari tidak fokus tadi, saya tidak memanen banyak buah di awal pernikahan. Jadi, saat itu masa transisi saya sebagai kepala rumah tangga muda lumayan berat.

Cicilan bulan masih ada, uang tambahan berkurang. Sebagai karyawan dengan gaji pas-pasan terkadang sedih juga bila blog tidak menghasilkan. Jadi tidak bisa membahagiakan istri, apalagi mau punya planning panjang.

Ada masa di mana saya sulit secara keuangan waktu itu, sehingga saya harus melepas akun adsense pertama saya dengan saldo-saldonya sekitar $95. Akun adsense tersebut saya lepas Rp. 4.000.000.

Setelah akun tersebut laku, saya bayar dan lunasi beberapa hutang kecil dan membayar beberapa tunggakan.

Blogging masih tetap jalan.

Saya berfikir hanya 2 solusi yang bisa menjadi alternative agar blog tetap menghasilkan. Karena saya ingat, blog saya waktu itu hanya pas-pasan menghasilkan hanya untuk PI saja sekitar $100 s/d $130.

Jika CPC turun, maka siap-siap gak bisa PI. Maklum saja, CPC Indonesia mengikuti trend dan daya beli orang Indonesia Sehingga hal ini mempengaruhi penghasilan kebanyakan blogger.

Lantas solusinya agar aman dari kata tidak gajian adalah dengan JV. Artinya jika JV akun adsense, maka ada potongan penghasilan untuk teman sobat sebagai balas jasa. Jika beli, bisa saja lebih murah namun resiko tidak gajian cukup tinggi.

Dengan JV, maka ambang batas PI bisa diwujudkan bersama teman yang bergabung dalam JV.

Saya memulainya dengan membeli akun adsense Bug tahun 2016 pada salah satu penjual yang terpercaya.

PIN datang, namun setelah beberapa hari langsung banned. Malangnya, Banned ini adalah Banned total (banned site + Banned akun). Sehingga saya puasa 3 bulan tanpa penghasilan, dan cicilan masih tetap harus di pertanggung jawabkan.

Alhamdulillah dapat ujian.

Setelah beberapa waktu, saya menemukan isu ternyata akun adsense Bug 2016 sangat rentan banned. Padahal, akun adsense bug milik teman saya aman-aman saja hanya berbeda tahun pembuatan, yaitu akun tahun 2015.

Namun saya ambil pelajaran yang sangat berharga, karena disana akhirnya saya dapat ilmu baru. Sebagai akibat dari menggunakan akun Bug, saya belajar banyak tentang migrasi server, redirect domain, belajar VPS, manage akun JV agar lebih fair dan masih banyak lagi.

Tips Mendaftar Adsense Terbaru Tahun 2017

Saya tidak akan berpanjang lebar disini dalam memberikan cara mendaftar adsense agar mudah di terima. Artikel ini sudah 1000 kata, khawatirnya teman-teman menjadi gak fokus bila terlalu panjang dan lama membaca.

Sebagai tips, belajar dari kesalahan, pengalaman, dan split test mendaftar adsense saya coba uraikan bagian penting dalam mendaftar adsense agar minimal mendekati kata di terima saat review oleh tim adsense.

Entah itu manual atau robot, terlepas dari itu berikut ini merupakan langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat mendaftar adsense.

Ikuti Step Pendaftaran Versi Google

  1. Buka Halaman ini Pendaftaraan Adsense
  2. Ikut Semua langkah yang tertera disana. Blog/Situs sobat harus wajib punya halaman Privacy Policy, About Me / About Us(Tentang Saya), Disclaimer dan Sitemap.
  3. Gunakan Template Magazine atau Theme Responsive.
  4. Copot Auto Read More di Homepage, Gunakan Statik Page sebagai alternatifnya. Ini Wajib karena banyak kasus penolakan penyebab adalah auto readmore di homepage. Contoh Statik Page sebagai home bisa di cek pada halaman home blog saya ini. http://andriwahyudi.top
  5. Membuat sitemap bisa pakai Plugin Yoast
  6. Membuat Privacy Policy Bisa Baca Cara Membuat Privacy Policy atau sobat bisa googling terlebih dahulu.
  7. Membuat Disclaimer bisa baca di Cara Membuat Disclaimer atau bisa juga googling terlebih dahulu.
  8. Hubungkan Website ke Google Analytics dan Google Webmaster (wajib).
  9. Semua akun email harus sinkron, antara Akun untuk adsense, Google Analytics, Google webmaster. Hanya 1 Akun email untuk semua fitur google ini.
  10. Jika ditolak, baca step dibawah ini.

Kenali Jenis Email Penolakan Adsense

Ada banyak sekali jenis email penolakan adsense. Sejauh yang pernah saya terima adalah Alasan konten tidak memadai, Situs tidak memenuhi kebijakan Adsense, Situs tidak mematuhi pedoman mutu webmaster, Situs masih versi Beta, Navigasi Kurang dan yang paling menyakitkan adalah Penolakan karena blog/situs tidak memenuhi kriteria.

Menurut saya, penolakan yang terakhir merupakan yang paling membingungkan karena dalam email penolakan tidak dijelaskan seperti apa garis besar kesalahan blog kita.

Penolakan tersebut seperti ini :

Status permohonan Anda  Status permohonan Anda

Andri yang terhormat,
Terima kasih atas minat Anda terhadap Google AdSense. Setelah melakukan peninjauan, pakar kami menyimpulkan bahwa permohonan Anda tidak memenuhi kriteria program kami. Oleh karena itu, kami tidak dapat menerima Anda untuk berpartisipasi dalam program kami.
Kami memiliki kebijakan tertentu yang berlaku yang kami yakin akan membantu memastikan keefektifan iklan Google untuk penayang maupun pengiklan kami.
Kami meninjau semua penayang, dan kami berhak untuk menolak permohonan.
Seiring perkembangan, kami dapat memutuskan untuk memperluas program agar melibatkan penayang web lainnya dengan variasi konten web yang lebih beragam.
Perhatikan bahwa kami mungkin tidak dapat menjawab pertanyaan mengenai alasan spesifik di balik keputusan kami. Terima kasih atas pengertian Anda.

Penyebab Di Tolak Saat Mendaftar Adsense

  1. Domain menggunakan Non TLD
  2. Domain sudah TLD tapi ditolak, maka wajib redirects (dari pada buat web ulang). Karena penolakan ini murni alasan penggunaan domain regional seperti My.id, Web.id, Or.id, Ac.id. Gunakan .com, .net, .top.
  3. Lihat review Promo Domain Qwords setiap hari jum’at, dapatkan potongan harga domain hanya 30ribu s/d 40ribu saja.
  4. Saya di approve menggunakan domain TLD .top yang mana setelah redirect langsung approve.

Coba Terus, Jangan Menyerah

Dalam mencari cinta adsense ini, maka sobat tidak boleh menyerah meski sudah di tolak belasan bahkan puluhan kali. Saya tidak menyerah padahal sudah ditolak lebih dari 50 kali.

Jika sobat sudah mencoba urutan diatas, melengkapi bagian yang kurang silahkan submit ulang dengan email yang ditolak. Langkah-langkahnya adalah :

  1. Submit ulang dengan email yang ditolak,
  2. Biarkan Google Analytics membaca seluruh data website dan usahakan minimal sudah ada 1 organic search (kata kunci) yang masuk ke web sobat.
  3. Faktor yang paling vital adalah Domain + Sinkronisai Akun (Adsense, Webmaster, Analytics) + Laman Statik Homepage.
  4. Jika sobat kurang pandai dalam merangkai statik page untuk home, sebaiknya gunakan theme magazine atau template (khusus blogger host) yang serupa dengan arlina design. Infonya, banyak yang diterima menggunakan template ini yang mana secara desain memang sangat rapi dan blog kelihatan bersih.
  5. Belajar membuat halaman statik untuk Adsense bisa baca di Cara membuat Halaman Statik untuk adsense.

Mitos Penolakan Adsense Terbantahkan

Berikut ini beberapa isu / mitos yang beredar tentang penolakan adsense.

  1. Blog tidak berada pada satu IP / Hosting / VPS yang sama dengan blog yang sudah terdaftar di adsense. Buktinya saya bisa.
  2. Blog harus ber niche HPK. Ternyata tidak harus, akan tetapi bisa lebih besar peluang untuk diterima jika kita pandai memilih niche HPK (high paying keyword).
  3. Blog harus menggunakan theme standar. Tidak harus, saya malah pakai theme custom / Premium high CTR Theme Flat728
  4. Harus mencantumkan Social Share Button. Tidak harus.
  5. H1, H2, H3 harus tampak perbedaannya. Tidak harus, karena saya pakai theme yang antara H1, H2, H3 hingga H5 tidak tampak perbedaan besar kecilnya ukuran huruf.

Kesimpulan

Setiap bisnis punya resiko, setiap bisnis kalau mau maju ya harus ada usaha. Saya hari ini berhasil mendaftar adsense dengan teknik ini. Bisa saja suatu hari, saya juga gagal mendaftar adsense dengan cara yang sama.

Langkah-langkah diatas merupakan pengalaman saya pribadi, bisa saja hari ini sobat mencoba ternyata gagal atau bahkan berhasil dengan cara yang lebih mudah. Cara mendaftar adsense mudah diatas juga bisa saja satured suatu hari, sehingga jangan jadi patokan.

Untuk bisnis butuh effort, sehingga bisa menghasilkan dan sukses. Lagian kalau sobat gagal, nikmatilah pelajaran disetiap gagalnya sehingga nanti kalau berhasil suksesnya benar-benar berasa.

Selain itu, yang perlu menjadi catatan adalah Ketika sudah punya akun adsense, sudah siapkah kita berkerja lebih keras untuk mendapatkan view / traffic ? Karena tanpa traffic, siapa yang mau liat iklan adsense kita ? Bot ? Robot ? Jigling ? Jadi perjuangan baru saja dimulai hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *