Kalau Begini, Boleh Dong Ngimpi Punya ASUS VivoBook S S510 ?

boleh ni mimpi punya ASUS vivobook s s510

Entah berapa kali saya menatap notebook lama yang sudah uzur dan berniat untuk menggantinya. Hingga kini, senjata ini sudah menjadi teman kerja saya dan membereskan berbagai macam pekerjaan mulai dari offline hingga online sejak tahun 2011.

Hingga hari ini notebook tersebut masih hidup.  Masih berfungsi seperti biasa, namun sudah jarang di sentuh oleh saya karena sejak menggunakan unit PC ASUS K31AD unit notebook ini dipakai oleh istri untuk berjualan online.

Untuk anda yang berminat menggunakan PC Desktop ASUS K31AD, silahkan baca pengalaman saya. Link artikelnya ada di akhir postingan ini ya.

Saya menggunakan notebook di saat genting saja, misalnya saat pulang kampung, Nongkrong di wifi bila inet modem macet, jalan-jalan ke lokasi jauh yang tidak memungkinkan saya membawa PC Desktop.

Selain karena kondisi tersebut, yang membuat saya males dan gak mood menggunakan notebook ini karena tombol Keyboardnya sudah banyak yang copot. Selain itu, layar juga sudah terasa kecil karena bawaan terbiasa menggunakan PC Desktop.

Dulu biasanya saya bawa kemana-mana, meskipun tidak terlalu butuh. Misalnya, saat ngopi diluar, browsing, ataupun melakukan aktivitas diluar ruangan menggunakan hotspot wifi. Karena memang notebook adalah andalan saya sebelum rusak dan punya PC karena lebih praktis dan portable.

Tapi kalau sekarang udah gak layak hehehe.

Kecuali benar-benar kepepet atau genting saja baru terpaksa saya pakai.

Selain itu, notebook ini juga mudah panas apabila digunakan dalam waktu lama. Processornya termasuk generasi terbaru yaitu Intel i3, namun mungkin karena sudah tua (hampir 6 tahunan) sehingga part-part didalam sudah berkurang kemampuanya untuk menjajal pekerjaan yang menuntut pemakaian RAM, Processor dan Grafis Tinggi.

Kalau tombol keyboardnya, banyak yang rusak karena ulah si babang Afif (Anak saya). Maklum, anak usia 1,5 tahun ini punya banyak hal yang ingin ditiru dan membuatnya penasaran.

Sehingga, bila saya dan istri bekerja dan sedang online, pasti Afif ikut-ikutan sok sibuk naik ke meja dan menekan keyboard notebook. Nah, saat kami lengah keyboard notebook ini dicungkil sehingga copot. Total ada 6 tombol yang hilang karenanya.

Keyboard laptop yang copot

Hal ini juga dikarenakan adanya celah untuk memasukan jari kecilnya diantara tombol-tombol, sehingga begitu mudahnya afif mencungkil-cungkil tombol hingga terlepas.

Tapi saya gak bisa marah, begitu juga istri.

Solusi paling memungkinkan adalah dengan membeli notebook baru dengan tipe papan keyboard yang tidak tinggi alias tidak punya celah untuk dicungkil.

Karena kalaupun saya ganti papan keyboard, sudah pasti akan menggunakan part yang serupa. Kalau gunakan yang serupa, nanti juga rusak lagi setelah beberapa bulan karena di cungkil afif.

Selain itu, kasian juga istri menggunakan unit ini untuk bekerja online dan offline selama 15 Jam sehari dengan perangkat yang sudah uzur.

Singkat cerita…

Beberapa waktu lalu, saya dapat info lewat email bahwasanya ASUS ternyata merilis notebook premium berkelas. Spesifikasinya tinggi, grafis tertanam Nvidia, serta menggunakan OS (sistem operasi) yang belum pernah saya dengar sebelumnya.

OS tersebut adalah Endless OS.

Selain itu, jika dibandigkan dengan kompetitor, varian ini ternyata punya harga yang terjangkau. Padahal processornya Intel® Core™ i5, beratnya Cuma 1,7 Kg, tipis dan mewah lagi. Bagaimana mungkin ?

Unit notebook premium tersebut adalah ASUS VivoBook S S510.

“Tampilan mewah, tipis, serta elegan..Boleh dong saya berangan ? hehehe..”

Bermimpi menjajal ASUS VivoBook S S510 menggantikan notebook lama yang sudah tak sedap dipandang mata.

Terpikirkan semua aktifitas Blogging, Editing, baik itu render video, mengedit menggunakan photoshop semua komplit di satu unit portable VivoBook S S510.

Saya rasa teman-teman yang sebidang dengan saya saat ini bisa melihat-lihat dulu spek unit ini. Sangat pantas dan pas dikantong untuk menemani semua aktifitas online dan offline.

Kalau ini dipakai istri bekerja ? wah banget dan kapan-kapan saya juga bisa bawa santai ke café sembari wifian. Apalagi unit ini menggunakan processor i5 dengan RAM 4GB DDR4 sudah pasti adem untuk hanya sekedar dipakai online selama 15 jam.

Hal menarik lainnya seperti pada teknologi superbattery, yang mana kondisi standby bisa bertahan hingga 42 jam lamanya. ASUS VivoBook S S510 ternyata bisa melakukan pengisian dengan cepat hanya dengan 49 menit bisa terisi daya hingga 60%. Amazing dude!

Mungkin teman-teman bisa merasakan betapa kesalnya layanan PLN di lokasi saya yang seringkali padam berjam-jam padahal kita butuh mencharger notebook untuk bekerja.

Artinya, saya juga butuh notebook dengan masa pakai baterai dan waktu standby serta hemat listrik agar pekerjaan tetap bisa tercover meskipun listrik sedang padam.

Kalau notebook lama, baterainya sudah bocor. Selain karena usia baterai, pemakaian baterai yang kurang terkontrol terutama pada saat pengisian menyebabkan kerusakan dan usia baterai yang tidak panjang. Kalau baterai sudah bocor, 5 menit PLN Padam, jebretttttttt notebook juga ikutan padam.

Itulah yang terjadi pada notebook saya.

Berdasarkan info dari pihak ASUS dan literature yang saya baca, ada sisipan fitur pada teknologi superbattery pada unit ini.  ASUS Battery Health Charging App dan Optimasi Baterai yang membuat pemakaian serta usia pakai baterai semakin panjang.

Pada unit ASUS VivoBook S S510, baterai lebih optimal hingga 3 kali lebih baik dibandingkan produk baterai lainnya. Sementara Aplikasi ASUS Battery Health Charging ini memungkinkan kita menentukan tingkat pengisian baterai diangka 60%, 80% hingga 100%. Istilah ini disebut sebagai RSOC.

Jadi akan ada notifikasi, bila sudah saatnya mencabut charger dari colokan listrik. Selain itu juga, teknologi ini akan mengurangi daya listrik yang masuk bila sudah mendekati angka-angka RSOC.

Sepertinya memang patut dicoba teknologi terbaru yang ada pada unit ASUS VivoBook S S510 ini.

Setelah berangan-angan yang panjang, seharian saya memikirkan apa saja hal produktif yang bisa saya dapatkan bila menggunakan ASUS VivoBook S S510. Mungkin ini alasan mengapa saya menyukai ini, meskipun baru sebatas hanya membaca literatur saya telah jatuh cinta untuk meminang unit ini.

Alasan Mengapa Ngimpi Punya ASUS VivoBook S S510

Sebagian perihal mengapa saya bermimpi punya ASUS VivoBook S S510 ini sudah saya paparkan diatas. Namun, akan lebih rinci saya sampaikan alasan mengapa saya menyukai unit ini yang harganya terbilang terjangkau untuk sebuah notebook dengan kemampuan tinggi, berkartu grafis, ringan dan tipis.

Karena sangat disayangkan, bila ternyata ASUS VivoBook S S510 hanya digunakan sekedar buat nongkrong di cafe, chit chat di sosial media, buat gaya-gayaan apalagi sampai hanya digunakan untuk kepoin mantan pacar.

Untuk sebuah unit berteknologi tinggi, berikut ini pemanfaatan kemampuan dari teknologi ASUS VivoBook S S510 dalam kebutuhan sehari-hari saya.

Processor Generasi ke-7 Intel® Core™ i5

Processor Generasi ke-7 Intel® Core™ i5

Berdasarkan pengalaman unit notebook dan komputer yang pernah saya jajal menggunakan prosesor intel i3 cukup memuaskan. Secara garis besar, kebutuhan multimedia dan editing cukup bisa tercover dengan beragam kemampuan terintegrasi dalam satu chip prosesor. Intel i3 sudah memiliki spesifikasi standar untuk penggunaan dikalangan multimedia user karena sudah terbenam grafis intel HD yang memberikan kualitas gambar yang bagus. Namun performanya terbilang hanya sebatas cukup saja.

Beberapa kali saya mengedit foto dengan ukuran 40 MB kerap kali terjadi nge-lag atau not responding. Begitu juga pada saat ingin merender video, padahal aplikasi yang digunakan hanya sebesar 30 MB saja.

Render video membutuhkan waktu sekitar 10 s/d 20 menit untuk ukuran render sekitar 100 MB. Tergolong lambat, bahkan seringkali terjadi gagal render. Clock speed intel i3 sendiri sebesar 2 s/d 2,4 GHz untuk seri prosesor Notebook. Namun, ini tidak sepenuhnya kelemahan dari intel i3, karena dalam proses ini besaran RAM Juga menjadi pengaruh dalam lancar atau tidaknya memproses suatu perintah pada aplikasi.

ASUS tentu tidak akan membekali VivoBooknya dengan label notebook premium berkelas kecuali dengan spesifikasi yang tinggi. Disini, VivoBook S S510 sudah dibenamkan prosesor Intel® Core™ i5 7200U dengan clock speed 3,01 GHz.

Prosesor generasi ke-7 ini tentu jauh lebih baik dibandingkan intel i3. Tidak diragukan lagi kemampuanya dalam mengeksekusi perintah sudah pasti sangat cepat. Apalagi dukungan grafis intel HD yang memang sudah terintegrasi didalam chip prosesor.

Tidak hanya itu, untuk memuaskan pecinta VivoBook S, ASUS telah menambahkan kartu grafis Nvidia GT940MX dengan VRAM sebesar 2 GB.

Saya pernah menjajal game kelas berat seperti Crisis 2, COD Modern warfare, maupun PES Series 2012 pada prosesor intel i3. Semuanya masih berjalan normal, kecuali pada kondisi efek-efek tertentu dari game yang akan membuat notebook nge-lag.

Tentu dengan clock speed yang lebih baik, Intel® Core™ i5 7200U sudah pasti terbebas dari kondisi lag yang sering kali menggangu saat kita asik bermain. Sebagai tambahan, Intel® Core™ i5 7200U begitu menghemat penggunaan sumber daya baterai, karena kapasitas yang digunakan hanya sekitar 7,5 watt s/d 25 watt.

 “kalau boleh saya bilang, ini notebook kurang apalagi ya”

Untuk penjelasan mengenai piranti pendukung seperti RAM, Kartu Grafis, Memori dll akan saya bahas dibawah ini.

RAM 4GB DDR4

RAM dalam hal ini sudah memiliki banyak sekali seri dan pembaharuan teknologi. Salah satunya pada ASUS VivoBook S S510 yang sudah terbenam teknologi terbaru RAM dengan kapasitas 4 GB DDR4. Perbandingan antara DDR, DDR2, DDR3 hingga DDR4 yang paling mencolok yaitu pada BUS Clock (MHz), DIMM Pins dan SO-DIMM Pins.

Perbandingan antara kemampuan DDR, DDR2, DDR3 dan DDR4 dapat anda lihat pada tabel berikut :

DDR SDRAM StandardBus clock (MHz)Internal rate (MHz)Prefetch (min burst)Transfer Rate (MT/s)VoltageDIMM pinsSO-DIMM pinsMicroDIMM pins
DDR100–200100–2002n200–4002.5/2.6184200172
DDR2200–533100–2664n400–10661.8240200214
DDR3400–1066100–2668n800–21331.5240204214
DDR41066–2133100–2668n2133–42661.05/1.2288256

Sumber : Wikipedia.org

Dengan BUS Clock antara 1.066 s/d 2.133 MHz pada RAM 4 GB efek yang paling terasa adalah pada kecepatan saat ekskusi perintah aplikasi yang membutuhkan resource memori besar seperti Aplikasi Editing Video, Editing Foto, permainan Game HD pada setting Ultra, serta kemampuan dalam multitasking yang lebih banyak.

Sistem Operasi Baru, Endless OS

endless os pada asus vivobook s s510

Saya sejujurnya buta sekali dengan Endless OS. Mendengarnya saja baru pertama kali saat press reales ASUS lewat email. Karena penasaran, saya langsung googling.

Endless OS membuat saya penasaran. Saya tarik saja kesan pertama bahwasanya OS ini mengutamakan fitur serba sederhana. Simpel layaknya menggunakan mobile phone android.

Basicnya adalah pengembangan dari OS Linux, yang mana tentu aplikasi pendukung perkerjaan online dan offline terintegrasi dengan berbagai macam produk linux. Libre Office, Wikipedia, PhotoEditor, MusicEditor, GIMP, 3D CAD dan masih banyak lagi hingga 100 program yang bisa digunakan tanpa batas serta gratis.

Seperti biasa, keunggulan linux adalah anda tidak perlu antivirus. Ya, tidak ada virus sama sekali yang perlu dikhawatirkan terutama bila jenis virus yang terjangkit dari OS Windows.

Tentu virus tersebut tidak akan mempan merusak program atau unit notebook dengan sistem operasi Linux. Endless OS bebas digunakan siapa saja, setiap saat, gratis dan tidak ada trial seperti OS pada umumnya.

Namun, untuk pengalaman menggunakan Endless OS saya pribadi belum ada gambaran sama sekali. Hanya saja, sejauh pengalaman saya menjajal OS linux (mint) kita hanya sedikit kesusahan diawal penggunaan karena OS ini berbeda jauh di banding Windows. Ala bisa karena terbiasa, saya rasa Endless OS yang simple akan jauh lebih mudah digunakan dibandingkan Linux Mint.

Apa saja kelebihan Endless OS ?

  1. OS ini enteng, tidak memakan banyak memori (RAM).
  2. Aman dari serangan virus
  3. Lebih simpel seperti menggunakan smartphone.
  4. 100% Gratis untuk aplikasi dan sistem operasi tanpa masa trial.

Penyimpanan SSD 128GB + HDD 1 TB

Belum pernah terbayangkan oleh saya apalagi menggunakan, tentang pengalaman pengguna notebook dengan SSD + HDD yang digunakan secara terpisah. Pada ASUS VivoBook S S510, terbenam pula SSD 128 GB SATA 3 dan HDD 1TB.

Khusus booting dan menjalankan aplikasi pada perangkat ASUS VivoBook ini menggunakan SSD sebesar 128 GB. Saya tidak terbayangkan bagaimana cepatnya loading saat booting dan menjalankan aplikasi. Apalagi hanya membooting sistem operasi linux, Endless OS yang sangat simpel dan ringan. Sehingga tidak butuh banyak waktu untuk menunggu.

Saya biasanya tidak membutuhkan ruang yang besar untuk install sistem operasi + aplikasi. Jika menggunakan sistem operasi windows, saya paling butuh hanya sekitar 60 s/d 80 GB ruang local disk C dan itupun jarang full. Sehingga bila ada ruang 128 GB SSD disediakan khusus pada sistem operasi, tentu saja itu benar-benar lebih dari kata cukup.

Sementara untuk HDD 1 TB, merupakan sebuah kabar yang baik. Kebanyakan data yang tersimpan pada notebook saya adalah file multimedia, master game serta software aplikasi. Sehingga, butuh banyak ruang untuk menyimpan data-data tersebut. Dengan 1 TB HDD, tentu akan lebih banyak ruang penyimpanan file-file penting menurut saya.

Jadi kepuasan yang didapatkan pada point ini diantaranya :

  1. SSD dikenal penyimpanan dengan teknologi paling aman, cepat dan kapasitas besar.
  2. Loading booting + menjalankan aplikasi akan terasa cepat.
  3. Render Video bisa sangat cepat, karena ruang penyimpanan renderan + resource RAM + resource SSD pada lokasi yang terpisah.
  4. 1 TB bisa menyimpan file 2 kali lipat lebih banyak dari notebook lama saya.

Nvidia GT940MX 2GB VRAM

Nvidia GT940MX 2GB VRAM

Mengenai Nvidia GT940MX, ada sebuah pernyataan resmi dari situs review kartu grafis ternama yang mengatakan :

“GeForce® 940MX is designed to deliver a premium laptop experience, giving you up to 4X faster graphics performance for gaming while also accelerating photo and video-editing applications. Working together seamlessly with NVIDIA® Optimus®, GeForce 940MX gives you longer battery life for work and play”

Bisa ditarik point-point dari pernyataan diatas sebagai berikut :

  • Nvidia GT940MX didesain dengan tujuan memberikan pengalaman pengguna berkelas.
  • Nvidia GT940MX mampu memberikan performa 4x lebih cepat saat bermain game sekaligus menjalankan aplikasi editing foto dan video secara bersamaan (Multitasking).
  • Nvidia GT940MX menghemat sumber daya baterai baik untuk bekerja dan bermain game.

Sisipan kartu grafis ini GT940MX membuat saya semeringah, hadeh. Semua fiturnya menjawab kebutuhan saya selama ini dalam satu paket notebook premium yang tipis.

Saya awalnya sedikit ragu saat sebelum membaca berbagai sumber, apa mungkin notebook tipis bisa dihajar untuk bermain game, editing, serta melakukan kegiatan multimedia secara bersamaan ?

Sisipan-sisipan piranti yang terbenam dalam VivoBook S S510 ini semuanya benar-benar lengkap dan sempurna. Intel® Core™ i5 + Nvidia GT940MX + RAM 4 GB DDR4 benar-benar spesifikasi notebook dewa.

Layar 15,6 Inci

Layar 15,6 Inci

Nah, ini dia yang menarik sekali dibandingkan kebanyakan notebook kompetitor saat ini. Bagian layar pada ASUS VivoBook S S510 ternyata berukuran 15,6 Inci, padahal bila dilihat secara fisik perbandingan antara bodi layar pada notebook kompetitor seharusnya layar hanya menampung ukuran 14 inci.

Layar selebar ini merupakan salah satu invoasi baru pada bezel dan bingkai yang tipis. ASUS menyebutnya sebagai teknologi NanoEdge, dimana lebar bingkai diperkecil hanya selebar 0,78 cm saja. Sebagai hasilnya, terbuka ruang layar yang lebih lebar dan nyaman dengan ukuran 15,6 inci.

Layar lebar memberikan kenyamanan tersendiri bagi saya, teknologi NanoEdge ASUS VivoBook menjadi jawaban agar saya bekerja tetap nyaman layaknya didepan PC Dekstop. Apalagi bila layar menggunakan resolusi HD mencapai 1920×1080, sehingga gambar, grafis, video dan sebagainya akan mendukung kepuasaan mata.

Pada bagian ini, apa saja point yang penting bisa dirasakan ?

  1. Layar ASUS VivoBook S S510 lebih lebar dibanding kompetitor.
  2. Resolusi layar HD Mencapai 1920×1080.
  3. Editing Video maupun Foto lebih maksimal dan mendetail (Refine Edge ataupun pixel gambar).
  4. Bezel serta Bingkai layar lebih tipis hanya 0.78 cm menambah kesan minimalis.

Berat Cuma 1,7 Kg

berat cuma 1,7 kg

Saya begitu membaca kalau berat VivoBook S S510 ini hanya 1,7 Kg, langsung saya ambil timbangan untuk melihat berapa sih berat notebook lama saya. Karena selama ini saya seringkali merasa pegal bila mengendong ransel hanya 30 menit saja.

ASUS VivoBook S S510 20% lebih ringan dibandingkan dengan notebook lama saya. Notebook lama berada di sekitar 2.15 Kg. Sementara ASUS VivoBook S S510 ini memiliki berat hanya 1,7 Kg.

Saya orangnya sangat mobile, dan senang membawa ransel kemana-mana. Notebook, charger, HDD Eksternal dan barang penting lainya akan mengisi beratnya bahu saya setiap traveling.

Tentu bila sudah punya ASUS VivoBook S S510 ini, beban sebesar 0,5 Kg bisa dikurangi. Lumayan menghemat energi dan mengurangi pegal-pegal.

Apalagi bila anda yang sering traveling seperti mendaki, touring sepeda motor (saya pribadi), ataupun kerapkali membawa banyak bekal didalam ransel. Jika terlalu berat, tentu akan menjadi kendala.

Selain itu, secara desain tentu saja VivoBook S ini termasuk kedalam tipe thin and light notebook premium. Sehingga saat kita punya banyak barang bawaan di ransel, tentu hanya dengan sedikit ruang sempit didalam ransel sudah bisa menyelipkan unit VivoBook S ini.

Apa Saja Manfaat Punya Notebook Ringan :

  1. Tentu tidak merepotkan serta mempermudah saat traveling.
  2. Dengan notebook yang ringan seperti ASUS VivoBook ini tentu mengurangi resiko pegal-pegal diperjalanan.
  3. Resiko jatuh berkurang karena lebih ringan.

Keyboard

Coba lihat penampakan gambar dibawah ini, antara notebook saya yang ada sekarang dengan VivoBook besutan ASUS :

keyboard asus vivobook s vs notebook lama

Secara desain, tombol yang ada di area keyboard pada notebook lama terlihat lebih tinggi dan menggantung. Sehingga, terdapat celah untuk sampah halus, isi staples, butiran nasi, butiran cemilan yang dapat masuk tanpa saya sadari.

Selain itu, celah ini memudahkan anak saya (afif) mencungkil-cungkil hingga saat ini ada 6 tombol yang lenyap entah kemana.

Meskipun belum pernah saya coba, secara sekilas tombol-tombol di area ketikan memiliki jarak untuk menghindari typo. Ini bagus, ada kerenggangan yang akan membuat saya bisa merasa nyaman saat menulis. Sehingga akan menambah mood menulis yang memang membutuhkan kondisi serba nyaman.

Saat ini jujur saya tidak bisa terlalu lama jauh dari PC, karena saya begitu nyaman menulis dan menganalisa ide-ide saya didepan PC dibandingkan notebook.

Bila dilihat dari desain keyboard, area ketik yang mewah, serta keempukan dari setiap tombol VivoBook S S510 ini tentu akan membangkitkan semangat menulis dimanapun kita berada dan mendapatkan inspirasi. Jadi tidak harus menunggu harus di depan PC Lagi.

Kelebihan Keyboard ASUS VivoBook S S510 :

  1. Suasana menulis nyaman, karena papan tombol yang empuk.
  2. Resiko typo berkurang karena jarak antara tombol cukup luas. Sehingga lebih leluasa dan akurat.
  3. Tombol keyboard susah dicungkil, posisi papan tombol lebih “tenggelam”. Sehingga bila anda punya anak kecil seperti saya, akan lebih aman.

Teknologi SuperBattery

ASUS SuperBatt Technology

Seperti yang sudah saya utarakan. Didaerah saya saat ini, seringkali terjadi pemadaman bergilir. Terkadang bukan hanya pemadaman bergilir, tapi juga pemadaman serentak tanpa pemberitahuan. Jika kondisi hujan dan angin kencang, sudah dapat dipastikan pemadaman pasti terjadi. Selain itu, sabtu dan minggu juga seringkali menjadi jadwal yang mengenaskan pemadaman bergilir ini.

Alhasil, saya tidak bisa bekerja. Padahal weekend merupakan waktu dan kesempatan untuk saya agar bisa lebih produktif di kegiatan online.

Melihat kondisi ini, tentu perlu dipersiapkan untuk mengisi baterai notebook agar penuh dengan masa pakai yang lebih panjang. Jika pada baterai notebook lama yang sudah bocor, dalam waktu 5 menit saja sudah pasti padam.

Saya sudah 2 kali mengganti baterai notebook, menggunakan yang original. Namun, paling kuat bertahan sekitar 1,5 Jam disaat kondisi baterai masih normal. Sehingga dijarak waktu ini, saya harus kejar-kejaran sebelum notebook benar-benar ngedrop.

Sementara pada ASUS VivoBook S S510 ini, dengan teknologi superbattery pengisian daya lebih cepat dan mampu bertahan 3 kali lipat masa pakai baterai dibandingkan dengan teknologi baterai pada umumnya.

Sumber daya yang digunakan pada VivoBook S ini terbilang sangat hemat energi, karena hanya menggunakan 7,5 watt sampai 25 watt saja dalam proses operasinya. Hematnya penggunaan daya ini disebabkan karena kecanggihan dari prosesor Intel® Core™ i5 yang memang rendah dalam penggunaan listrik.

Selain itu, ASUS membekali VivoBook ini dengan aplikasi ASUS Battery Health Charging App. Sebuah dukungan software yang terintegrasi dengan baterai, sehingga kita bisa melakukan setup manual untuk memotong jumlah sumber daya listrik agar tidak masuk secara berlebihan.

Relative State of Charge (RSOC) merupakan istilah yang digunakan dalam aplikasi ini. Kita bisa memotong jumlah sumber daya yang masuk, entah itu 60% Saja, 80% atau 100% sebelum baterai benar-benar penuh. Tentu dengan menggunakan aplikasi ini pengisian baterai terkontrol dan usia pakai baterai bisa lebih panjang.

Meskipun saya belum pernah mencoba berapa lama tingkat ketahanan baterai, akan tetapi teknologi ini patut diacungi 2 jempol. Karena biasanya, jika notebook lama saya mengunakan baterai original hanya mampu bertahan dikisaran 8 s/d 1 tahun. Jika dikonversikan dalam jumlah hari, maka jumlahnya sekitar 300 s/d 365 hari. Artinya, dalam pemakaian normal 300 s/d 365 kali pengisian maka kemampuan baterai akan menurun. Lain halnya dengan baterai VivoBook S S510 ini, klaim dari ASUS bahwa baterai VivoBook S memiliki usia pakai hingga 3 tahun atau setara dengan 900 kali pengisian ulang.

Secara garis besar, berikut ini kelebihan baterai ASUS VivoBook S S510 :

  1. Siklus pengisian baterai bisa mencapai 900 kali lebih. Dibandingkan notebook pada umumnya hanya 300 kali pengisian ulang.
  2. Kemampuan baterai bisa bertahan hingga 3 Tahun.
  3. Pengisian baterai yang cepat, dalam waktu 49 Menit sudah terisi 60%.
  4. Terdapat aplikasi khusus untuk mengontrol dan menjaga usia pakai baterai lebih panjang.

Warna dengan Kesan Mewah dan Elegan

warna vivobook yang mewah

Saat ini sudah zaman nya untuk jenis notebook slim dan thin tampil sebagai produk mewah dipasaran. Selain karena lebih praktis, secara “look” nilai pandangan seseorang terhadap notebook ini juga begitu “wah”.

Kita sudah seringkali melihat, bagaimana bila presentasi menggunakan unit notebook elegant akan membuat sang pemilik semakin percaya diri. Sasaran yang tepat notebook ini adalah untuk pengguna seperti pelajar, entrepreneur ataupun eksekutif muda.

Secara garis besar, ukuran VivoBook ini yaitu 361.4 x 243.5 x 17.9 mm. Dimensi yang tipis, layar yang lebar serta penggunaan warna Icicle Gold semakin menambah nilai prestisiusnya.

Saya berangan bisa memiliki notebook ini hehehe. Karena ibarat kata, memiliki VivoBook seperti memegang Emas, sementara notebook lama hanya sebuah perunggu. Bisa dikatakan ada harga ada kualitas.

Kelebihan Tampilan Fisik ASUS VivoBook S S510 :

  1. Tampilan Mewah, tipis serta simple.
  2. Pemilihan warna yang elegan, Icicle Gold.
  3. Dimensi yang tipis, mengurangi beban berat serta kemudahan saat dibawa traveling.
  4. Harga lebih murah dibandingkan produk notebook tipis, slim dan elegant dari kompetitor.

Teknologi Eksklusif ASUS

Sebagai tambahan, selain kemampuan dari VivoBook S yang segudang, adanya teknologi eksklusif ASUS juga sepertinya harus saya dan anda ketahui.

Karena, teknologi eksklusif ini merupakan kombinasi dukungan software dengan piranti yang canggih seperti prosesor, RAM, Grafis serta teknologi seperti audio maupun teknologi pada layar.

Untuk anda yang belum mengetahuinya, berikut ini saya paparkan teknologi eksklusif apa saja yang bisa didapatkan dari ASUS VivoBook S S510.

  1. ASUS SonicMaster Technology
  2. ASUS Smart Gesture Technology
  3. ASUS Ergonomic Keyboard Design
  4. ASUS Super Hybrid Engine II Technology
  5. ASUS WebStorage
  6. ASUS 2 Years Global Warranty ASUS
  7. ASUS IceCool Technology
  8. ASUS SuperBatt Technology
  9. ASUS Tru2Life Technology
  10. ASUS Eye Care Technology

Berikut ini penjelasan mengenai teknologi eksklusif dari VivoBooks S S510 ini. Sementara untuk teknologi eksklusif ASUS SuperBatt Technology tidak akan saya paparkan, karena sudah di bahas pada point diatas. Simak ya :

ASUS SonicMaster Technology

ASUS SonicMaster Technology copyMerupakan teknologi eksklusif yang didedikasikan ASUS untuk anda, dimana para ahli dibidang ini membuat sebuah kombinasi antara desain dan teknologi untuk menghasilkan sebuah audio yang berkualitas. ASUS secara khusus membentuk tim yang terfokus pada teknologi audio, timnya adalah ASUS Golden Ear.

Tugas ASUS Golden Ear adalah membuat sonicmaster memiliki kualiatas audio yang ideal. Dimana semuanya berasal dari beragam faktor yang kompleks, baik dari sisi peletakan speaker, arah speaker maupun dimensi ruang suara.

sonicmaster

SonicMaster juga didukung oleh beragam fitur pengaturan audio. Diantaranya adalah Music Mode, Game Mode, Manual Mode, Recording Mode dan Movie Mode.

ASUS Smart Gesture Technology

ASUS Smart Gesture Technology copyTeknologi yang satu ini merupakan inovasi baru pada notebook ASUS. Dimana anda bisa mulai hari ini mengucapkan selamat tinggal pada mouse, karena kebiasaan kita dalam menggunakan mouse pada notebook akan dirubah pada teknologi ini.

Ada kurang lebih 11 Perintah dasar penggunaan mouse yang diadopsi pada teknologi Smart Gesture ini. Anda bisa menggunakan sebanyak 4 jari pada touchpad, sehingga tidak ada lagi gangguan pada saat menulis yang kerap kali terjadi saat telapak tangan menyentuh touchpad. Teknologi ini disebut sebagai Palm-Rejection.

ASUS Smart Gesture Technology

ASUS Ergonomic Keyboard Design

ASUS Ergonomic Keyboard Design copySeperti yang suda disinggung pada subtopic keyboard diatas, saya begitu menyukai desain keyboard pada VivoBook S ini. Hal ini dikarenakan posisi papan keyboard yang tidak tinggi, yang mana hanya berjarak 1,6 mm saja. Sehingga, hal ini memberikan kenyamanan saat menulis dalam jangka waktu panjang.

Pengujian panjang juga dilakukan ASUS untuk membuat keyboard ini lebih tahan hingga 10 juta kali pengetikan. Chiclet yang empuk, membuat kita merasa nyaman dan posisi tombol juga lebih responsif.

ASUS Ergonomic Keyboard Design

ASUS Super Hybrid Engine II Technology

ASUS Super Hybrid Engine II Technology copyTeknologi ini merupakan rancangan hadware yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan kebanyakan orang saat ini. Melalui teknologi Super Hybrid Engine II anda dimungkinkan untuk menghidupkan Notebook dari kondisi sleep hanya dalam 2 detik. Berkat teknologi ini juga, usia pakai baterai bisa mencapai 2 minggu pada kondisi sleep. Selain dari itu, Super Hybrid membantu anda untuk menyimpan data secara otomatis dalam kondisi baterai yang sudah berada diangka 5%.

ASUS WebStorage

ASUS WebStorage copyNah, untuk anda yang sangat mobile sangat direkomendasikan untuk mencoba ASUS Webstorage. Tujuanya adalah agar kita selalu mendapatkan kemudahan mengakses data secara online (cloud) dimanapun dengan perangkat apapun. Jadi tidak harus menggunakan notebook saja. Selama ada koneksi internet, maka patut dicoba layanan gratis untuk pengguna notebook ASUS ini. Selain menyimpan data, dengan ASUS WebStorage kita bisa berbagi berbagai jenis data dan file lainya kepada teman, keluarga dan rekan kerja.

ASUS 2 Years Global Warranty ASUS

ASUS 2 Years Global Warranty ASUS copyPengguna VivoBooks S akan mendapatkan jaminan service + garansi sparepart selama 2 tahun. Nah, untuk pemakaian tahun ke tiga baru anda akan dikenakan biaya Rp. 150.000 untuk jasa service dan biaya tambahan untuk kerusakan pada LCD ataupun Motherboard. Secara keseluruhan, garansi yang diberikan oleh ASUS lebih panjang dibandingkan garansi dari kompetitor.

ASUS IceCool Technology

ASUS IceCool Technology copySaya sering kali merasakan kondisi notebook yang panas saat digunakan dalam jangka waktu lama. Nah, pada teknologi eksklusif IceCool ini suhu notebook anda bisa diredam hingga pada kondisi suhu sekitar 25°c s/d 35°c. Jadi suhu notebook anda lebih rendah dari pada suhu tubuh manusia pada umumnya. Dengan teknologi ini, tentu akan menjaga usia pakai notebook yang lebih panjang serta anda juga tetap nyaman saat berkerja lebih lama terutama untuk area dudukan tangan yang kerap kali panas dan penat.

ASUS Tru2Life Technology

ASUS Tru2Life Technology copyBagi anda yang menyukai hiburan seperti menonton TV, maka dengan menggunakan VivoBook S ini akan mendapatkan pengalaman menonton yang ekslusif. ASUS Tru2life didukung menggunakan software dengan algortima cerdas yang akan mengoptimasi kualitas video, ketajaman dan kontras warna sehingga saat Video diputar akan terasa lebih nyata.

ASUS Eye Care Technology

ASUS Eye Care Technology copyMemahami dampak buruk dari penggunaan notebook dalam jangka panjang, ASUS menyisipkan teknologi ekslusif Eye Care untuk menjaga mata anda agar terhindar dari resiko kerusakan mata. Melalui teknologi ini, anda bisa mengatur beberapa pilihan mode view agar pandangan anda tetap nyaman. Adapun mode view yang bisa anda pilih antara lain, Normal Mode, Vivid Mode, Eye Care, Manual Mode.

Rangkuman Spesifikasi ASUS VivoBook S S510

NoPirantiKeterangan
1CPUIntel® Core™ i5 7200U Processor (3M Cache, up to 3.1GHz)
2Sistem OperasiEndless OS
3Memori4GB DDR4 RAM
4Penyimpanan128GB SATA 3 M.2 SSD + 1TB HDD
5Layar15,6” (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) with slim bezel
6Kartu GrafisDiscrete graphics Nvidia GT940MX 2GB VRAM
7Port USB & Input1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1), 1 x Fingerprint (On selected models), 1 x HDMI, 1 x USB 3.0 port(s), 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 2 x USB 2.0 port(s)
8KameraVGA Web Camera
9KoneksiIntegrated 802.11ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
10AudioBuilt-in Stereo 1.6 W Quad-Speakers And Digital Array Microphone
ASUS SonicMaster Premium Technology
11Baterai3 Cells 42 Whrs Battery
12Dimensi(WxDxH) 361.4 x 243.5 x 17.9 mm
13Berat1,7 Kg dengan Baterai
14WarnaIcicle Gold
15Garansi2 tahun garansi global senilai Rp900.000
16HargaRp9.799.000

Akhir kata, nilai dari sebuah notebook tidak bisa dilihat dari sebuah harga. Yang perlu diperhatikan tentu kemampuanya, apakah sesuai dengan kebutuhan yang saat ini kita perlu. Nah, dalam hal ini ulasan mengenai ASUS VivoBook S S510 saya buat berdasarkan kebutuhan saya bukan berdasarkan pengalaman. Karena saya sendiri belum pernah menjajal ASUS VivoBook S S510, sehingga saya sesuaikan antara kemampuan yang diberikan VivoBooks S510 dengan Kebutuhan saya.

Secara total, ASUS dengan unit notebook ini menjawab apa yang saya butuhkan. Mungkin perlu menabung dulu sejumlah harga diatas, untuk bisa membawa pulang notebook impian ini agar tidak hanya jadi angan-angan saja. Melalui tulisan ini, diharapkan paparan saya bisa menjadi rekomendasi notebook terbaik untuk pembaca yang punya hobi serupa seperti ngeblog, editing dan gaming.

Topik serupa yang mungkin menarik :

  1. Pengalaman Menggunakan ASUS K31AD
  2. 3 cara menghasilkan uang dari Blog untuk Pemula

16 tanggapan pada “Kalau Begini, Boleh Dong Ngimpi Punya ASUS VivoBook S S510 ?

  • 19 September 2017 pukul 2:27 pm
    Permalink

    mantap ulasanya bang, jadi pengen ganti laptop juga haha. mudah-mudahan tercapai punya laptop kelas dewa..

    Balas
    • 19 September 2017 pukul 2:31 pm
      Permalink

      iya, 4000an kata. ngimpi aja pengen punya, siapa tau bisa dapat kan.

      Balas
  • 19 September 2017 pukul 2:29 pm
    Permalink

    Ini baru keren, kayaknya saingan dengan apple ni. Cuma jauh lebih murah ya..

    Balas
    • 19 September 2017 pukul 2:31 pm
      Permalink

      Bisa jadi bro, hehehe.. rekomended lah.

      Balas
  • 20 September 2017 pukul 6:43 am
    Permalink

    punya saya intel i5 bang, sejauh pengalaman semuanya lancar jaya kalo buat ngegame sama editing. Cuma kekuranganya untuk ram belum pakai yang DDR4. Mudah-mudahan bisa nabung buat ganti yang lama… Nice infohh bang andri

    Balas
  • 21 September 2017 pukul 5:14 am
    Permalink

    Semakin hari semakin banyak produk laptop Asus, sampai ngiler liatin spek yang baru-baru ini. Saya sendiri suka Asus ini pada teknologi Icecool yang jarang didapat pada notebook merek lain.

    Balas
    • 26 September 2017 pukul 7:11 pm
      Permalink

      Setuju, gw sendiri pakai vivobook max X441 notebook nya tipis dan sangat adem dengan icecool teknologi

      Balas
  • 22 September 2017 pukul 9:18 pm
    Permalink

    Boleh ni dicoba teknologi super battery nya. Teknologi baru ya bos untuk baterai polymer ini ?

    Balas
  • 25 September 2017 pukul 9:19 am
    Permalink

    Spesifikasinya bikin ngiler gan, cuma untuk harga masih tergolong tinggi dikocek blogger pemula seperti saya. harus nabung dulu..

    Balas
  • 27 September 2017 pukul 7:12 pm
    Permalink

    Buat ngerjain tugas-tugas kampus kayaknya pas ini mas.. harganya juga bikin ngiler ya hehe

    Balas
    • 1 Oktober 2017 pukul 8:43 am
      Permalink

      Mantaf, buruan di angkut om abel..

      Balas
  • 1 Oktober 2017 pukul 6:36 pm
    Permalink

    Mantap gan, laptop yang saya impi-impikan tipis tapi peforma bagus

    Balas
  • 4 Oktober 2017 pukul 9:38 pm
    Permalink

    Ini tipis banget ya mas, duh kalo dipake diliat sama yang lain jadi gimana gitu. Belum lagi laptopnya ringan hihi..

    Balas
    • 12 Oktober 2017 pukul 2:35 pm
      Permalink

      hehe.. iya bg bai, mudah-mudahan tercapai..

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *